5 Maret 2021

Waktu, Buku, dan Takdir

Apa sih Takdir itu? Ada beberapa agama yang mengajarkan tentang Takdir, seperti Islam contohnya. Tapi ada pula agama yang tidak mengajarkan tentang Takdir, seperti Kristen contohnya. Jadi singkatnya, definisi Takdir itu adalah, ketetapan Tuhan tentang nasib ciptaannya. Saya sebenarnya setuju dengan definisi Takdir yang seperti itu, tapi sebenarnya saya rasa definisi tersebut agak kurang lengkap.

Menurut saya, Takdir itu adalah Waktu. Mengapa? Menurut sains kan, Waktu adalah dimensi keempat setelah tiga dimensi dasar atau yang biasa di sebut dengan Ruang. Biasanya orang suka menyebut dengan sebutan Ruang dan Waktu. Menurut saya, Ruang itu adalah untuk menunjukkan letak atau posisi suatu benda. Dan menurut saya, luas Ruang tempat alam semesta berada ini, adalah tidak ada batasnya alias infinitif. Bagaimana dengan Waktu, yang tadi saya sebut adalah merupakan Takdir?

Menurut saya, Waktu adalah sebuah Garis. Seberapa panjang kah Garis yang dimiliki oleh Waktu itu? Saya tidak tahu, yang saya tahu bahwa Garis yang dimiliki oleh Waktu itu tidak memiliki pangkal dan tidak memiliki ujung. Jadi bisa saya bilang bahwa, panjangnya Waktu sebagai dasar masa atau kejadian alam semesta ini, adalah tidak ada batasnya alias infinitif.

Seperti yang pernah saya tulis di postingan saya yang sebelumnya, yang berjudul Mesin Waktu. Saya dapat menarik kesimpulan bahwa, seluruh masa atau waktu, dari titik awal hingga titik akhir dari kejadian atau peristiwa Alam Semesta ini, adalah telah ditentukan. Lalu bagaimana dengan kita sebagai Manusia?

Saya ingin menekankan bahwa, lamanya kehidupan atau peradaban para Manusia yang ada jika dibandingkan dengan lamanya Waktu yang telah ada, adalah seperti luas sebuah kerikil dibandingkan dengan luas sebuah hamparan samudera. Tapi saya tidak tahu, akan menjadi seberapa panjang, lamanya peradaban manusia ini untuk bertahan. Yang jadi perhatian bagi saya, adalah adanya banyak sekali manusia yang amat yakin dengan kemampuan yang mereka miliki. Mereka begitu yakin dengan kecerdasan serta fisik yang mereka miliki. Mereka berpendapat bahwa peradaban milik mereka ini, layak untuk diperjuangkan, layak untuk diawetkan atau dilestarikan. Mereka meyakini bahwa Manusia adalah mahkluk yang paling istimewa. Bahkan dengan otak brilian yang mereka miliki, mereka dapat menyatakan bahwa ada yang namanya Parallel Universe.

Bicara tentang Parallel Universe, apa benar jika kehendak seorang Manusia bisa mengubah masa depan alam semesta? Memangnya, apa benar seistimewa itukah yang namanya Manusia hingga bisa menciptakan yang namanya Parallel Universe? Lalu bagaimana dengan mahkluk hidup yang lain, apakah mereka juga bisa menciptakan Parallel Universe? Bagaimana dengan tumbuh-tumbuhan? Bagaimana dengan matahari, dan arah gerak angin? Dan apakah ada, bukti nyata dari keberadaan Parallel Universe?

Saya sebenarnya juga ingin mengkritik perilaku para manusia yang seringkali terlalu yakin dengan kemampuan otaknya sendiri, lalu menghasilkan argumen-argumen yang tidak sesuai dengan realita, dan yang mereka yakini sendiri kebenarannya. Memang sudah jadi kebebasan setiap mahkluk hidup untuk berfantasi sesuai keinginan mereka. Tapi perlu diingat pula bahwa, tak peduli setinggi-tingginya sebuah fantasi, itu tidak akan membunuh kebenaran yang ada. Kebenaran yang saya maksud adalah kebenaran tentang Takdir.

Menurut saya, Takdir itu adalah Waktu. Dan Waktu dari Alam Semesta itu bisa diibaratkan sebagai sebuah Buku. Dalam Buku tersebut, terdapat kisah Peristiwa Alam Semesta dari titik Awal hingga titik Akhir. Past, Present, dan Future, semuanya telah Tertulis dalam Buku yang merupakan ibarat dari Waktu. Sebagai manusia, kita sebaiknya tak perlu khawatir akan nasib kita sendiri, karena semuanya sudah ditakdirkan. Meskipun menurut saya, saya masih belum yakin tentang Siapakah sang Penulis Takdir itu? Entahlah, mungkin Tuhan.

13 Maret 2018

Mesin Waktu

Mungkin cuma dugaan saya saja. Tapi apakah benar bahwa masa lalu hanyalah sekedar sejarah, dan masa depan hanyalah misteri. Dugaan saya ini awalnya muncul dari sebuah dongeng. Dongeng yang terkenal dan telah diceritakan kembali dalam berbagai versi. Tetapi bukankah terkadang, dongeng pun bisa berubah menjadi teori, dan teori bisa berubah menjadi realitas. Dongeng yang saya maksud adalah dongeng tentang Mesin Waktu.

Di antara sekian banyak versi dongeng tentang Mesin Waktu, ada satu yang saya paling suka, dan dapat diterima oleh akal logika yang saya miliki. Yaitu film HP III, alias film Harry Potter and the Prisoner of Azkaban. Di dalam film tersebut tersisip cerita tentang Mesin Waktu. Dalam film tersebut, mesin waktunya berwujud sebuah liontin yang disebut Time Turner. Time Turner adalah alat untuk kembali ke masa lalu. Saya tidak tahu, apakah Time Turner tersebut bisa dipakai untuk pergi ke masa depan juga atau tidak.


Yang menarik dari dongeng Mesin Waktu dalam HP III, adalah logika yang dimiliki dongeng itu sendiri. Logika tersebut bisa disebut sebagai Time Loop. Bisa disearch di internet tentang apa itu time loop. Cerita Mesin Waktu dalam Dongeng HP III, bisa disimpulkan seperti berikut. Bahwa sekalipun Harry dan Hermione berkehendak untuk mengubah masa lalu, nyatanya saat mereka kembali ke masa lalu, mereka tidak dapat mengubah satu hal pun dari masa lalu tersebut. Malahan mereka sadar, bahwa merekalah penyebab terjadinya masa lalu tersebut yang memang mereka alami sebelumnya.

Dari dongeng tersebut di atas, dapat membuat saya mengandai andai hal seperti berikut. Bahwa dunia waktu itu, jumlahnya ada banyak, tak hanya satu. Ibaratnya, jika dunia ini dan segala masanya diumpamakan sebagai sebuah buku, maka buku tersebut memiliki begitu banyak copy yang sama persis. Copy-copy tersebut bisa juga dikatakan sebagai gema, atau gema-gema. Seperti cukup mirip dengan yang pernah saya tulis, bahwa sebuah buku pasti memiliki seorang pembaca. Pembaca adalah ibarat dari setiap jiwa yang dimiliki oleh setiap mahkluk hidup, atau bahkan sebuah program. Jika sang pembaca berhenti membaca buku tersebut, maka tidak tahulah sang pembaca akan kelanjutan cerita buku tersebut. Ibarat dari jika sebuah jiwa menjadi mati, maka putus pula  masa depan jiwa tersebut. Begitu pula dengan si buku, jika ia telah selesai dibaca, maka tamatlah ceritanya. Ibarat dari dunia ini pun bisa berakhir dengan caranya sendiri. Tapi seperti yang saya sebutkan tadi, buku tersebut memiliki entah berapa banyak gema-gema atau copy-copy yang sama persis. Setiap copy atau gema, menurut saya adalah ibarat frame waktu yang tetap atau sama. Sekalipun jiwa atau dunia ini telah mati, namun sebenarnya dia masih hidup di frame-frame masa lalu. Dan perlu diingat seperti dugaan atau dongeng yang saya sebut tadi, bahwa masa lalu itu tidak bisa diubah.

Lalu bagaimana dengan masa depan? Jawabannya seperti dugaan yang saya sebut tadi. Masa depan dunia ini ibarat cerita yang belum selesai kita baca dari buku tersebut. Kita memang belum mengetahuinya. Tapi sebenarnya, itu semua sudah tertulis rapi, menunggu untuk dibaca.

Sekali lagi, hanya dugaan saya.

20 Februari 2018

Makanan Di Kota Malang


Makanan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Dengan tersedianya bahan-bahan dasar, baik hewani atau nabati, dapat kita kreasikan berbagai jenis sajian makanan.

Sebagai penduduk kota Malang, penulis sadar bahwa kota Malang, tak bisa disangkal, memiliki begitu banyak jenis makanan atau destinasi kuliner. Dari segi harga, ada tersedia dari yang murah hingga yang mahal. Sedangkan berdasarkan asal etnis atau kebangsaannya, ada tersedia  cukup banyak golongan, seperti yang akan penulis paparkan di bawah ini.

Berdasarkan asal etnis atau kebangsaannya, di kota Malang tersedia golongan makanan sebagai berikut:
- Jawa. Ada banyak sekali jenis dari masakan dan jajanan ala Jawa di kota Malang. Kalo masakan, ada sayur Lodeh juga masakan santan lainnya, masakan sayur daun hijau (sawi, bayam), masakan kacang panjang, sayur asem, juga masakan sop. Sedangkan lauk juga tersedia beragam jenis, seperti aneka olahan ikan, daging, telor, tempe, tahu, unggas, olahan jeroan seperti usus, hati, rempelo, juga seafood seperti udang, kerang, cumi. Lalu untuk makanan yang dikemas dalam satu paket dan juga khas, ada urap urap, trancam, bothok, lalu ada soto, rawon, pecel, rujak cingur, tahu campur, tahu telor, gado-gado. Sedangkan untuk jajanan, ada cukup banyak juga seperti puthu, lopis, gethuk, ketan, es campur, es dawet, jus buah, ronde, angsle, juga aneka jajan pasar dan tradisional lainnya.
- Chinese. Ada beberapa makanan Chinese yang sudah dianggap umum di kota Malang, diantaranya bakso, mie pangsit, bakmie, bihun, cap jay, kwetiau, aneka bubur. Jajanan seperti roti goreng, cakue, bakpao, bakpia. Juga tersedia makanan Chinese lainnya yang unik.
- Arab. Jenis makanan Arab di kota Malang ada seperti gulai, sate kambing, serta jenis makanan Arab unik lainnya.
- Padang. Jenis makanan Padang yang paling populer di kota Malang adalah rendang. Dan biasanya makanan Padang dapat kita jumpai di rumah makan Padang.
- Madura. Ada beberapa jenis makanan Madura yang populer di kota Malang seperti sate madura (biasanya sate ayam atau sate kambing), soto madura, nasi bhuk.
- Sunda. Makanan asal Sunda atau Jawa Barat yang populer di kota Malang di antaranya siomay, batagor, cilok.
- Lainnya. Selain berasal dari etnis atau kebangsaan yang telah  disebut diatas, ada juga makanan yang berasal atau khas dari antara lain: Itali (contohnya restoran Pizza Hut), Amerika (contohnya burger, fried chicken), Jepang, Korea, Manado, Jogja. Serta mungkin dari beberapa etnis atau kebangsaan yang penulis masih belum pernah tau.

Selain itu, di kota Malang juga terdapat salah satu jenis makanan berbahan dasar nasi, yang sangat umum dan terkenal di Indonesia bahkan hingga ke manca negara. Yaitu nasi goreng. Selain nasi goreng, jenis makanan berbahan dasar nasi lainnya yang populer di kota Malang, ada nasi uduk dan nasi kuning.

BTW, penulis sebenarnya juga cukup suka dengan makanan yang memiliki salah satu bahan dasar berupa kacang tanah. Beberapa jenis makanan di kota Malang yang berbahan dasar kacang tanah yang penulis sukai diantaranya ada rujak cingur, gado-gado, pecel, tahu telor, sate, batagor, dan siomay.

Akhirnya, penulis dapat menarik kesimpulan. Bahwa selain sebagai kota pendidikan, kota Malang juga bisa disebut sebagai tempat surga kuliner. Mau makan enak di kota Malang, banyak pilihannya!

8 Februari 2017

Kebebasan Sejati

Apa sih bedanya mahkluk hidup dengan robot? Apa pula perbedaan antara seorang manusia dengan sebuah program komputer? Mungkin ada sebagian orang yang menjawab, ya bedalah. Mungkin memang benar kalau mereka memiliki perbedaan, tapi bagi saya, mereka pun memiliki sebuah persamaan. Persamaan yang mereka miliki adalah, sama-sama tidak memiliki kebebasan yang sejati.

Mungkin sebagian orang berkata bahwa manusia bukanlah robot. Benarkah? Menurut saya tidak. Menurut saya, setiap manusia serta setiap mahkluk hidup yang ada di dunia ini, tidaklah lebih dari sebuah program. Menurut saya, segala pemikiran, tindakan, serta bahkan imajinasi yang dilakukan setiap mahkluk hidup, adalah tidak lebih merupakan hasil dari proses kompleks berbagai molekul kimia yang menyusun mahkluk hidup tersebut. Bahkan untuk setiap molekul kimia, ialah tidak lebih dari kombinasi sifat atom-atom penyusunnya.

Selain itu, mengapa setiap makhluk hidup tersebut tidak memiliki kebebasan yang sejati, adalah karena dunia ini. Dunia ini memiliki begitu banyak hukum sains. Hukum-hukum itulah yang mengatur dan membatasi pergerakan setiap makhluk hidup tersebut. Hal-hal seperti manusia tidak bisa terbang tanpa sayap atau roket, sebuah batu akan selalu jatuh ke bawah ketika dilempar ke atas, itulah yang akan terjadi.

Sebebas-bebasnya tindakan, pemikiran, serta imajinasi yang dimiliki setiap mahkluk hidup, pasti tetap ada batasnya. Menurut saya, saat ketika sesosok mahkluk hidup dilahirkan atau diciptakan, adalah awal dimana kebebasan yang sejati hilang untuk sementara waktu. Lantas kapan kita dapat menemukan kembali kebebasan yang sejati tersebut? Tentu kita semua tahu, saat itu dapat disebut dengan Kematian. Yaitu saat ketika kita belum dilahirkan, serta saat ketika kita selesai berurusan dengan dunia ini.

Ya, itulah saat dimana kebebasan yang sejati boleh terjadi.

24 Januari 2017

Akhir Yang Lebih Awal

Hidup selamanya. Benarkah ada hidup yang tak berakhir?

Kadang saya merasa agak terganggu dengan tingkah beberapa organisasi yang mengaku bahwa mereka mencintai alam. Greenpeace contohnya. Entah mengapa mereka begitu takut apabila alam ini menjadi rusak. Padahal sebagian besar orang pun sudah tau kenyataannya bahwa alam ini, cepat atau lambat pasti akan menua, pasti akan rusak, bahkan pasti akan hancur. Pilihannya hanyalah cepat atau lambat, bahwa alam ini bergerak menuju kehancuran.

Apakah kita akan sepaham dengan para pencinta alam, untuk melestarikan alam ini. Lalu dengan kesepahaman tersebut, kita sebagai kaum manusia, dapat berlama-lama menikmati hidup kita di alam ini? Kalo menurut saya, tidak. Menurut saya, hidup ini adalah hal yang membosankan. Dan kalau hidup ini bisa berakhir dengan lebih awal, kenapa tidak?

Belum lagi ditambah pernyataan dari beragam agama yang menyatakan, bahwa cara hidup kita di dunia ini akan mendatangkan konsekuensi kehidupan setelah kehidupan saat ini di dunia. Kalo tujuannya baik, yakni mengontrol cara hidup kita di dunia ini, it's okay. Tapi kalo caranya dengan menyatakan hal yang menurut saya adalah kebohongan, dan hanya untuk kepentingan fana milik sebagian pihak agar mendapatkan pelayanan yang penuh kedamaian?

Bukannya saya tidak menyukai kedamaian. Tapi menurut saya, baik kedamaian maupun kejahatan, adalah sama saja. Satu hal yang sempat menguatkan pemikiran saya adalah beberapa ayat kutipan dari surat Pengkhotbah milik Alkitab. Yang menyatakan kira-kira bahwa, orang baik maupun orang jahat nasibnya bakal sama. Yaitu kematian. Lantas bagaimana dengan surga dan neraka, yang oleh surat Pengkhotbah, saya rasa tidak pernah dibahas?

Coba direnungkan, apa benar surga dan neraka itu benar-benar ada? Ataukah surga dan neraka, hanyalah akal-akalan yang dimiliki satu pihak yang tadi saya sebut, pihak yang menginginkan pelayanan penuh kedamaian? Kalau memang benar surga dan neraka itu benar adanya, lantas dimana bukti nyatanya?

Bagi saya, kematian serta hancurnya alam, bukanlah dua hal yang perlu ditakuti. Bahkan bencana sekalipun menurut saya hanyalah sebuah perspektif milik manusia. Sedangkan hidup ini menurut saya adalah justru sebuah hal yang menjemukan. Bagi anda yang ingin menjalani hidup kekal di alam ini, saya persilakan. Tapi ingatlah, alam pun kian menua. Dan bagi saya, akhir yang datang lebih awal adalah lebih baik.

16 April 2015

Kenapa Kita (Masih) Di Sini?

Kenapa kita di sini? Mungkin karena kehendak Tuhan, mungkin juga karena kecelakaan. Posting ini adalah tentang kemungkinan.

Kalo menurut teori abiogenesis bisa kita ketahui, yakni tentang bagaimana kehidupan bisa muncul dari materi anorganik alias benda mati. Rinciannya ada di id.wikipedia.org/wiki/Abiogenesis. Sederhananya mahkluk hidup bisa muncul dari lingkungan mati, asalkan kondisi lingkungan tersebut memungkinkan untuk menyokong mahkluk hidup tersebut. Abiogenesis lebih cenderung dikaitkan pada masa muda planet bumi.

Dari teori yang katanya sudah dibuktikan kebenarannya di atas, aku bisa menarik sebuah kesimpulan. Yaitu bahwa kehidupan yang ada di bumi ini, tak lebih dari kecelakaan semata. Lalu di mana Tuhan?

Tuhan itu ada. Tapi aku ga tau dia sembunyi di mana, atau berwujud apa. Yang aku tau, mungkin, Tuhan lah yang telah mendesain tiap bentuk kehidupan di muka bumi ini. Mungkin Dia datang ke bumi ini, karena tau bahwa kecelakaan tersebut di atas, telah memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai tempat tinggal ciptaanNya.

Aku nggak tau apakah Dia masih ada di sini ataukah dia sudah pergi ke tempat "kecelakaan indah" lainnya. Tapi yang jelas karya ciptaanNya masih ada di sini, yaitu untuk mengisi dunia ini. Sungguh Tuhan adalah Maha Desainer. Dan perlu kita ingat bahwa manusia pun punya kemampuan yang mirip dimiliki oleh Tuhan Sang Maha Desainer, yaitu rekayasa genetika.

Kenapa kita disini? Atau kenapa kita masih disini? Semata-mata itu karena kasihNya, yang telah memberi alasan mengapa kita masih di sini. Kita bisa bertahan sampai sekarang, itu tidak lebih karena anugrahNya yang penuh dengan kasih dan sukacita, serta banyak hal lainnya. Ingat, tanpa Tuhan, kita ini tidak lebih dari sebuah kecelakaan.

Ya, "kecelakaan yang indah".

3 April 2013

Unexpected Visit: Bajul Mati & Gua Cina

Visit kali ini ke dua pantai sekaligus. Pertama ke pantai Ungapan Bajul Mati yang berlokasi di kecamatan Gedangan. Dan yang kedua ke pantai Gua Cina yang berada di kecamatan Sumbermanjing Wetan. Lokasi keduanya cukup berdekatan, dan sama sama berada di kabupaten Malang (alias Malang Selatan). Selain itu dua pantai ini juga cukup dekat dengan pantai Sendangbiru.

Berada di Malang Selatan

Lokasi dua pantai

Pantai Ungapan Bajul Mati tidak seramai pantai Gua Cina. Tapi pantai Ungapan Bajul Mati memiliki pemandangan yang tidak kalah indah dengan pantai Gua Cina.
Ombak di pantai Ungapan Bajul Mati cukup menakutkan. Bahkan sampai ada larangan untuk mandi atau berenang di laut.

Papa at Pantai Ungapan Bajul Mati

Pantai Ungapan Bajul Mati

Setelah melihat-lihat pemandangan di pantai Ungapan Bajul Mati, selanjutnya kita langsung mampir ke pantai Gua Cina. Satu kekurangan dari perjalanan ke pantai Gua Cina adalah jalan aksesnya. Jalan masuk-keluar pantai pada saat visit tersebut masih belum diaspal. Jadinya ya kurang mulus gitu deh.

Jalan yang tidak rata

Tapi nevermind. Itu setara dengan pemandangan yang kami lihat di pantai Gua Cina. Pantai tersebut juga memiliki ombak yang cukup deras, mungkin karena berhadapan langsung dengan samudera Hindia. Selain itu di seberang pantai terdapat pulau pulau karang yang menyejukkan mata. That's really so Great.. =)



Sebenarnya antara ketiga pantai Ungapan Bajul Mati, Gua Cina, dan Sendangbiru dihubungkan oleh jalan lintas selatan. Jalan lintas selatan yaitu jalan lintas dari pantai Balekambang ke pantai Sendangbiru. Akan tetapi jalan tersebut belum seratus persen selesai.

Jalan lintas selatan

Oke deh, sekian dulu pos tentang visit kali ini. Bye.. =D

19 Maret 2013

Unexpected Visit: Sendangbiru

Pantai Sendangbiru selain sebagai tempat wisata, juga merupakan tempat berlabuhnya kapal-kapal nelayan. Di sana juga ada TPI, Tempat Pelelangan Ikan.


Lokasinya di kabupaten Malang, kecamatan Sumbermanjing Wetan. Di seberang pantai Sendangbiru, terdapat pulau Sempu. Pulau Sempu terkenal dengan Segara Anakan-nya.

Lokasi sering disebut Malang Selatan
Lokasi Sendangbiru

Warna air lautnya berubah-ubah antara hijau gelap sampai hijau terang. Mungkin tergantung dari sinar matahari. Sebenarnya sebelumnya tidak ada rencana ingin pergi ke pantai Sendangbiru. Namun saat berjalan-jalan di sekitar kota Malang, kemudian melihat papan arah menuju Sendangbiru. Muncullah ide untuk pergi ke sana.

Saat tiba di pantai, kami (aku dan Papa) menyewa jasa arung laut dengan menggunakan Perahu motor. Lumayan, dengan seratus ribu rupiah bisa lihat dan rasakan pemandangan indah di sekitar pantai Sendangbiru. :)

Airnya biru kehijauan
Perahu yang digerakkan motor
Nice view from boat

Dari perahu bisa kelihatan sisi utara dari pulau Sempu. Kelihatan juga beberapa turis yang baru selesai melancong di pulau Sempu.

Kapal dan tourists di Pulau Sempu
Pulau Sempu

Terima kasih buat Papa yang mau menuruti keinginanku untuk berjalan-jalan. (Kali ini ke pantai Sendangbiru) XD

PAPA

Dan juga mobil Charade Daihatsu yang telah berjasa, dalam perjalanan pulang pergi. Kota Malang-pantai Sendangbiru. Sekian.


15 Maret 2013

Dunia dan Aku

Mungkin cuma buah pikiran orang egois. Tapi sebenarnya ada dua pilihan besar tentang PENCIPTAAN yang ada di otakku ini. Tentang mana dulu yang diciptakan di dunia ini. Mungkin seperti pertanyaan mana dulu yang ada, ayam atau telor?
Sedangkan yang menjadi pilihan tentang PENCIPTAAN, mana dulu yang DICIPTAKAN? AKU atau DUNIA?

Kenapa aku berpikir seperti itu? Karena AKU telah berada di DUNIA. Karena aku HIDUP.

Mungkin dengan keegoisan atau keakuanku yang teramat sangat, dengan mudah aku mengatakan bahwa AKU lah yang pertama kali diciptakan. LOGIS. Karena kalau AKU tidak tercipta, tidak mungkin pada saat ini aku bisa menceritakan hitam putih, tawa tangis, manis pahit, dan sisi sisi ganda lainnya yang dimiliki oleh DUNIA ini.

Sekali lagi LOGIS namun egois.


Di satu sisi jika memang AKU yang tercipta pertama kali, itu berarti bahwa DUNIA ini tidak lebih dari kombinasi sensasi yang dirasakan indera-inderaku. Sedangkan di sisi lain jika DUNIA lah yang tercipta dan menjadi yang terutama. Itu berarti AKU lah sosok yang dianggap tidak berharga, tidak penting, atau apalah sebutannya.

Secara LOGIS serta dari dua sisi yang berbeda tersebut di atas, tampaknya AKU dan DUNIA punya suatu KAITAN. Sekali lagi ini berdasarkan buah pikiran orang egois.
Di satu sisi mungkin, DUNIA butuh AKU. Di sisi lain juga mungkin, AKU yang butuh DUNIA. Mana yang benar? Semua bisa benar - semua bisa salah. Semua layak DISYUKURI. Semua dampaknya juga patut DITERIMA. Semua hanya masalah persepsi atau perspektif.

Jika ingin bukti, maka hanya WAKTU yang bisa menjawab.

12 Desember 2012

Api Lilin Yang Berarti


You should be understand about the meaning behind a burning candle light. Especially when you celebrate your birthday. How deep n simple of it's meaning.

Ingat perumpamaan ini ketika meniup Lilin Ulang Tahun. Jika Allah adalah terang lilin, maka lilin adalah Anda dan kehidupan Anda. CahayaNya telah mencerahkan Anda dan kehidupan Anda. Bahkan, CahayaNya ini tinggal di dalam hati setiap orang.

Bagaikan lilin yang dihabiskan oleh apinya. Disamping mencerahkan, CahayaNya juga menghabiskan diri Anda dan kehidupan Anda. Namanya adalah Waktu, yang merupakan takdir setiap orang.

Ketika meniup mati api lilin, adalah seperti kesempatan untuk merayakan perhentian sesaat waktu yang bergerak menuju ajal. Kesempatan yang patut dirayakan, meski saat cahaya menghilang kegelapanpun melanda.

Tapi tak perlu takut dengan kegelapan. Karena sebenarnya CahayaNya sudah tinggal dalam hati kita masing masing. Dan akan menuntun orang yang berpegang padaNya sampai kepada akhir hayat.

11 November 2012

Katanya...

Kata orang egois, hidup itu simpel. Hidup itu cuma sebatas yang 'dirasakan' indera.
Kata orang egois, senang atau susah itu bukan berasal dari lingkungan. Tapi asalnya dari diri sendiri.
Kata orang egois, setan itu ada di mana2. Adanya ya di dalam hal2 yang 'dirasakan' indera.
Kata orang egois, hidup itu nggak nyata. Hidup cuma mimpi, yang hanya 'dirasakan' indera.
Kata orang egois, dunia yang dapat 'dirasakan' indera ini sifatnya sementara. Kalo urusan dengan dunia sudah selesai, ya sudah tidak bisa 'merasakannya' lagi.
Kata orang egois, buat apa sih berjuang dengan susah payah. Toh nantinya hasilnya juga akan hilang.
Kata orang egois, dunia itu ada adalah karena keberadaan diri. Kalo diri tidak pernah ada, ya dunia juga tidak akan ada.
Kata orang egois, kalo mau melenyapkan dunia ini gampang sekali caranya. Yaitu, lenyapkan saja diri sendiri.
Hanya sebagian kata kata orang egois. Sekali lagi, katanya...

3 November 2012

Damn...


Lagi muak. Muak sama mereka. Para manusia dan mahkluk lainnya yang nggak ada berhentinya ngusili aku... Apa toh sebenernya tujuan mereka?

Rasanya tuh kayak nyesel banget lahir ke dunia yang terkutuk ini. Pengen nangis dalam dada. Kok bisa toh keberadaanku ini? Emang apa toh SALAHku, sehingga aku bisa ada di dunia iki?

Entah hal terkutuk apa lagi yang akan dilakukan para mahkluk terkutuk ini di dalam dunia yang terkutuk ini.

29 Oktober 2012

Salah Apa? Apa Salah?

Hallo! Sudah lama gak nulis blog nih. Banyak hal sudah terjadi dan saya jalani. Kebanyakan sih hal2 yang aneh. Tapi gak tau juga ya, yang aneh itu hal-nya, atau pikiranku aja yang aneh.

Aku kadang kagum, ingin muji dengan hati berbunga bunga. Tapi nggak jarang juga, loh, rasanya itu di dalam hati semacam muak, jijik, sampai ingin ngehina.

Aku tau aku salah. Bingung kalo mau ngecek kesalahanku itu mulai dari mana. Kalo dibuatkan daftar kesalahanku, bisa jadi puanjaaaaang banget. Bener, deh...
The major one is MALAS...
Dari sifat malas itu bisa dicabangkan menjadi berbagai macam turunan,
malas kuliah, kerja, bantu2, olahraga, belajar, gereja, gaul, dan entah apa lagi.
Tapi sebenernya MALAS itu ada penyebabnya. Yaitu, "keTIDAK MAMPUan." Dan satu lagi yang kerap kali menyertai, yaitu "keTAKUTan"
Jadi sekali lagi, ada tiga hal pokok yang saling berkaitan yang menjadi sumber kesalahanku. Kalo diurutkan menjadi: TIDAK MAMPU >> TAKUT >> MALAS
Whateverlah.

Dan entah kenapa, I felt like I was being hated by everyone or every single thing in this world. They were so much often give me any signs, every time I made mistake. I don't know what were their purposes.

Yang pasti, kesalahan kesalahan itu adalah bagian dari Hidupku. Yang berarti, selama hidupku I will always walking with them, my mistakes.

Aku juga kadang bingung: Apa siih yang mereka inginkan dari aku?
Hey, what do you want?

Apa aku masih bisa percaya dengan kisah kisah yang telah mereka ceritakan?

Apa ini perang, antara aku dan mereka? Why??
Apa akan terus seperti ini meski aku sudah ga ada di dunia ini lagi?

25 Juli 2012

Dan Aku

Aku,
para manusia,
dan seisi bumi dan langit

Apa tujuan hidupku
Mati?

Ada hidup setelah mati
untuk mereka yang jahat,
dan juga mereka yang baik
Ada pula reinkarnasi
Kata orang.

Hidup sendiri tempat derita
Di samping jutaan senang

Buatku mengira
Apa cuma aku,
jadi sasaran dunia

Ingin kabur,
curang.

11 Desember 2011

Natal Bulan Ini

...sekarang bulan Desember. Ada beberapa perayaan yang diadakan pada bulan ini. Salah satunya yang menarik perhatianku adalah Christmas alias Natal. Kalau dilihat-lihat dalam bulan dan tanggal segini, sudah banyak tempat umum yang masang pernak-pernik Natal. Di antaranya topi sinterklas dan pohon natal yang sudah dihiasi.

Nggak ada yang istimewa memang. Banyak tempat umum memang sudah seperti ini. Kalau natal pasang hiasan natal. Kalau lebaran pasang hiasan lebaran. Kalo hari lainnya juga pasang hiasan lain. Sudah terjadwal. Tapi mungkin akan terasa istimewa bagi yang merayakannya. Seperti saya yang natalan bulan ini. Nggak terlalu istimewa, tapi ya lumayan lah.

Kalo bicara tentang maksud dari perayaan natal, jadi agak bingung juga. Kenapa? Karena, cara merayakan natal yang kayaknya agak kurang pas dengan latar belakang dari natal itu sendiri. Tapi sebenarnya kalo membaca dari wikipedia, bisa menjadi lebih jelas kenapa itu bisa terjadi. Natal sebenarnya merayakan kelahiran Yesus Kristus, simpel. Akan tetapi tradisi dalam merayakannya-lah yang membuat natal tampak heboh. That's it.


So, that's it from me too. And i just wanna say, Merry Christmas. N don't forget, Happy New Year 2012 too. God bless. :-)

24 Mei 2011

Arti Hidup


...begitu banyak hal yang ada di dunia ini. Beraneka ragam. Berwarna warni. Dan begitu besar ruang semesta ini. Dari dasar laut yang paling dalam dan kelam, sampai tampak hitam yang nun jauh di sana. Aku memang belum pernah menjangkau keduanya, baik dasar maupun ujungnya. Tapi aku percaya bahwa alam dan isinya, memang seluas dan sebanyak itu. Kebesaran yang tiada taranya, melampaui segala akal yang ada.

Dalam jumlah besar, orang pasti berkata bahwa dunia ini ada penciptanya. Hampir setiap agama dengan kitab sucinya mengatakan bahwa Tuhanlah yang menciptakan alam semesta ini. Mungkin hanya segelintir orang yang yakin dengan kekuatannya sendiri yang menyangkal akan keberadaan Tuhan sang pencipta. Tapi sudah jadi kebebasan setiap orang untuk memilih keyakinannya masing masing.

Bicara tentang pilihan, hidup memang penuh pilihan. Bahkan setiap detik kita dituntut untuk memilih. Mungkin jika digambarkan, hidup itu seperti batang pohon dengan cabang, ranting, dan buahnya. Batang adalah awal kehidupan, dengan salah satu buah sebagai akhir kehidupan. Jika tidak percaya takdir, rasakanlah bebasnya memilih di setiap saat.

Setiap awal pasti memiliki akhir. Ada perjumpaan maka ada pula perpisahan. Meskipun saat saat yang telah dilewati terasa begitu singkat, pasti ada arti yang terkandung di dalamnya. Begitu pula dunia dan kehidupan ini pasti punya inti yang begitu berarti. Apakah arti kehidupan itu? Carilah sampai ketemu... ;)

Coba Ngepost Ketiga


Hahaha… Aku pengen nulis lagi nih. Lagi dengerin lagu dari Jango.com. Lagunya enak enak. Ada Lady Gaga, Chris Brown, Christina Perri, LMFAO, Adele, dan masih banyak lagi. Pokoknya artis2 top gitu.

Ganti topik. Tadi abis nyari informasi tentang kampus. Jadi bingung mau milih fakultas apa. Abis aku gak yakin dengan kemampuan yang aku miliki. Takutnya ntar salah milih jurusan, kuliahnya jadi gak maksimal atau gagal total malah. Trus selain itu aku mikir kira2 aku kuliah di luar kota atau dalam kota ya. Abisnya menurut David aku harus kuliah luar kota. Biar mandiri katanya. Tapi aku gak yakin tuh bisa mandiri alias sendirian di luar sana.

Pokoknya harus secepatnya ambil keputusan. Oke deh, sekian dulu ngeblognya. Sampai Jumpa.

9 April 2011

Kapan Kuliah?

Lagi bingung mo ngapain. Daripada bingung mending nulis blog aja deh. Tapi bingung juga mau nulis apa. Ga papa deh.


Rencana untuk kuliah tahun ini harus terlaksana. Habisnya udah tiga tahun kuliah tertunda karena alasan yang tidak jelas. Tiga tahun tanpa kegiatan yang jelas. Aku harus segera menentukan tempat untuk kuliah. Nggak salah lagi ini demi masa depan aku sendiri. Masa mau kayak anak kecil terus sampai tua. Ya jangan donk. Aku harus cepat jadi orang yang dewasa. Pokoknya dewasa dalam segala hal. Amin.


Mungkin cuma Tuhan yang tahu permasalahan yang aku hadapi saat ini. Semoga masalah yang dulu pernah terjadi tidak terulang lagi. Kuncinya cuma satu, yaitu waktu. Kalau aku tidak memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, masa depanku bakal rusak. So, Frits, kejarlah waktumu… Amin


Tulisanku agak ngawur, soalnya aku bingung mau nulis apa. Mohon maaf bagi yang membacanya. Oke deh segini aja dulu. God bless…

15 Maret 2011

Baru nich..

Halo.. bingung nih mo nulis apa? Pertama kali nulis blog nih.. Eh, bukan aku udah pernah nulis, tapi aku hapus lagi. Jadinya blog aku kosong gini deh. Oh, ya blog kosong juga karena aku kurang pengalaman. Maksudnya kurang mengalami kejadian atau peristiwa. Habisnya hidup aku datar datar aja sih. Paling makan tidur makan tidur. Hehe. Contohnya tadi: Hmm.. paling aku cuman jalan jalan aja sama David. Makan di Mall. Makan di hokben. Kebanyakan makan bawang Bombay ampe mulut bau bawang. Trus abis itu ke bioskop di dieng plaza (kalo tadi makan di MOG), nonton film Buried. Filmnya lumayan bagus. Ceritanya tentang orang yang terkubur hidup hidup gitu. Trus abis itu pulang lagi ke rumah. Biasa aja kan? Kurang dramatis kayak bencana tsunami yang menerjang Jepang. Ato akunya yang kurang bisa mendramatisasi cerita. Tau deh..

By the way, karena udah malem jadi aku harus bobo. Kapan2 aku nulis lagi deh. Ngantuk berat niich..